Alpha T. - by Dyan Eka
Powered by Blogger.
  • Home
  • About
  • What’s On
    • EXO’luxion
    • Fiction
    • I am an Engineer
    • I was Here
    • Random Thought
    • Review
  • Hit Me
    • ASKfm
    • Facebook
    • Goodreads
    • Google+
    • Instagram
"Pelabuhan sudah pasti bandar. Bandar belum tentu pelabuhan."


Seperti beberapa orang. Saling tahu, tapi saling mengalihkan wajah ketika berpapasan. Karena tahu belum tentu kenal.

Seperti beberapa orang. Sudah cukup untuk dikatakan saling kenal, tapi tidak begitu cukup untuk saling berbagi cerita. Karena kenal juga belum tentu dekat.

Akankah seperti itu? Hanya sebatas kenal, bukan dekat. 
Hanya sebagai tempat nyaman untuk bersandar, tapi bukan untuk berlabuh.
Semoga tidak. 

Tidak bisakah aku menjadi tempat berlabuhmu? 
Karena nanti sudah pasti kepalamu akan bersandar pada pundakku.
Semoga jawabmu iya. 




Kreativitas saat ngantuk --,
Kuliah pertemuan ke-2 'Rekayasa Pelabuhan' by mr.Prime 
at 11:00 am, ruang 1/4 GBT Lt.1
My friend told me that she found a funny book survey, and here they are, I try to answer it. 

Author you’ve read the most books from:
Beverly Barton kayaknya. Pertama kali baca novelnya Beverly itu pas kelas 2 SMA, ada tugas bahasa inggris buat ngereview novel dan temenku beli novel dia, dan akhirnya aku pinjem. Judulnya Every Move She Makes. Berawal dari itu, aku jadi ketagihan baca novel-novelnya Beverly kayak Murder Game, The Fifth Victim, As Good As Dead, etc.

Best Sequel Ever:
Dead by series. Mulai dari Dead by Midnight, Dead by Morning, and Dead by Nightfall. Dan semuanya adalah novelnya Beverly. I told you that I really like her novel, right? 
Ceritanya tentang Griffin Powell pemilik agen detective swasta dan Nicole anggota FBI yang menangani kasus pembunuhan yang meniru seorang psikopat yang udah lama mati. Pembunuh itu ternyata fans beratnya si psikopat. Keren!  

Currently Reading
Still try to finish Pembunuhan di Malam Natal by Agatha Christie with her unique writing style. 

Drink of Choice While Reading
None. Nggak bisa fokus kalau lagi baca sambil sesekali minum atau nyemil. Mending minuman/camilannya diabisin dulu baru baca. 



Bulan telah merajai waktunya, ketika kaki masih menginjak sisa-sisa hujan
Kunang-kunang hinggap pada tetumbuhan yang menghitam
Menawarkan setitik cahaya

Terdengar risau angin yang menggerakkan dedaunan
Suara air sungai yang mengalir menyusup ke telinga
Alunan merdu teman seperjalanan

Ketika hati menggerutu di sepanjang jalan setapak
Dan tangan meraba dinginnya udara malam
Telah ditemukan sisi lain pada kegelapan ciptaan-Nya



-PPL, Selasa, 04 Februari 2014, 18.15 WIB-

Pertama-tama, mari kita ucapkan alhamdulillah karena diberi kesempatan menikmati liburan yang udah kepotong seminggu buat ngerjain tugas bendungan yang menguras tenaga juga kantong :”

Mmmm, semester 5 kemarin nggak ada yang spesial sih, karena waktu gabut lumayan banyak dan itu membuat bingung -,-
Dan juga jarang tidur pagi apalagi sampek nggak tidur kayak semester-semester sebelumnya, kalaupun tidur larut itu karena nonton drama. Penyebaran K-drama semakin marak sekarang.

Tapi sebenernya banyak hal-hal yang terjadi, mulai dari yang level tinggi sampek level sebenernya-nggak-penting.
Bukan mau sok bijak atau apalah ya, tapi beberapa ada yang bisa bikin aku merenung, mikir......ada juga yang bisa buat intropeksi diri sendiri.


Perahu layu, tak mampu berlayar sampai jauh

Tadi, pas hari Gabut Nasional, padahal-tugas-banyak-tapi-nggak-ada-yang-beres, aku membuka sesi curhat siang sama si partner tubes bendungan.
Yeah, as you know. si partner ini suka galau tapi juga suka ngatain orang galau. Jadi intinya dia nggak mau galau sendirian.

Sepanjang hari tadi kerjaannya :
pagi ke kampus - dia wifian, aku baca novel - bertanya-tanya apakah jadi maju dosen waduk apa nggak - akhirnya jadi maju waduk - bingung mau ngapain - foto selca - nongkrong di bar - curhat siang - kuliah - pulang.
Newer Posts Older Posts Home

The Alpha Post

[not a simple happiness] hazy dream

Instagram

Book I Have Read

I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki
A Feminist Manifesto: Kita Semua Harus menjadi Feminis
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Perempuan: Kumpulan Cerita Pendek
Proyek Maut
Hai, Miiko! 32
Another II
Another I
Absolute Justice
Murder at Shijinso
Memory of Glass
The Travelling Cat Chronicles
Confessions
Buku Harian Pangeran Kegelapan
The Feminist Minds: Two Years of Collected Essays from Magdalene
Love Letters from a Father
Shandya's Sententia
Kim Jiyoung, Born 1982
#Dear Tomorrow: Notes to My Future Self


Dyan Eka's favorite books »

Popular Posts

  • [The Eastest Java] I Am a Pro This Time
  • [Pucuk Ndunyo - fin] All You Can See
  • Hold It Tight
  • Melancong ke Blitar
  • [not a simple happiness] willingness

Blog Archive

  • ▼  2020 (3)
    • ▼  November (1)
      • Found Me
    • ►  September (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2018 (12)
    • ►  November (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  April (3)
    • ►  January (4)
  • ►  2017 (11)
    • ►  October (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2016 (12)
    • ►  October (1)
    • ►  August (4)
    • ►  June (1)
    • ►  March (5)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (19)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (5)
    • ►  March (2)
    • ►  February (3)
  • ►  2014 (15)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2013 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2012 (12)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2011 (2)
    • ►  December (2)

Lucky Number

Copyright © 2016 Alpha T. - by Dyan Eka. Created by OddThemes